);

KUIHUABAODIAN

INFORMASI TERBARU SEPUTAR DUNIA

Peraturan Baru STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi Barang Rongsokan

1 min read
Peraturan Baru STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi Barang Rongsokan

KUIHUABAODIAN.me – Korlantas Polri saat ini sedang membuat kebijakan baru, mengenai regulasi penghapusan data kendaraan apabila Surat Tanda Nomor Kendaraan / biasa disebut ( STNK ) sudah mati dua tahun berturut-turut.

Untuk saat ini Korlantas Polri sudah memberikan isyarat dan sedang mengkaji kebijakan baru ini untuk bisa dijalankan pada tahun 2019. Kepala Korps Lalu Lintas ( Kakorlantas ) Polri Irjen Refdi Andri mengatakan, secara aturan sudah jelas dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Mengapa peraturan ini sangat penting? Karena saat ini banyak sekali kendaraan-kendaraan yang sangat lama, sudah rusak atau tidak dapat dioperasikan lagi. Sekaligus peraturan ini dapat meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan untuk melakukan kewajibannya, seperti membayar pajak dan sebagainya. Ungkap Refdi kepada Kuihuabaodian.me beberapa waktu lalu.

Kendaraan yang tidak membayar pajak lima tahunan / ganti plat, kemudian hari dua tahun berikutnya masih tidak membayar pajak ( total 7 tahun ), maka semua surat tanda nomor kendaraan STNK akan dihapuskan dari sistem.

BACA JUGA : Honda Jazz Ge8 145 Juta – 175 Juta, Mobil Andalan Nikung Pacar Orang

Kendaraan yang sudah dihapus STNK nya bakal berstatus bodong atau ilegal berkendara di jalanan Indonesia untuk selama-lamanya, karena tidak ada opsi pemutihan lagi di masa depan. Kebijakan ini akan berlaku mulai dari tahun 2019 ini secara nasional dan berlaku untuk mobil maupun sepeda motor.

Contohnya motor atau mobil yang pajak nya mati di atas 5 tahun pada 2019 kemudian tetap mengabaikan pajak pada 2020 dan 2021 ( 7 tahun berturut-turut) maka data kendaran tersebut akan dihapus dan tidak bisa diregistrasi ulang karena tidak ada opsi pemutihan alias menjadi “barang rongsokan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *