);

KUIHUABAODIAN

INFORMASI TERBARU SEPUTAR DUNIA

Perkembangan Terkini Penanganan Wabah Corona Covid-19 Indonesia

2 min read
Perkembangan Terkini Penanganan Wabah Corona Covid-19 Indonesia
Perkembangan Terkini Penanganan Wabah Corona Covid-19 Indonesia

Jumlah pasien yang positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) di Indonesia per 8 April 2020 jadi 2.956 orang. Dari jumlah itu, 240 orang di antaranya meninggal dunia dan 222 pasien dinyatakan sembuh.

Data tersebut dikumpulkan dari juru bicara pemerintah Indonesia khusus penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengumumkan ada penambahan 218 kasus positif dibandingkan hari sebelumnya.

Hal ini membuat seorang dokter Malaysia atas nama Musa Mohd Nordin angkat pembicaraan dengan membuat pernyataan, “Saya khawatir dengan Indonesia. Indonesia adalah bom waktu. Kami tidak mengerti lagi,” katanya kepada Astro ,channel berita Malaysia, akhir pekan kemarin.

Perkembangan Terkini Penanganan Wabah Corona Covid-19 Indonesia

“Saya sarankan kepada Dewan Keamanan Nasional (MKN) Malaysia, kita harus menjaga perbatasan kita atau itu akan menjadi cluster baru dari COVID-19.”

Lebih lanjut, dalam kesempatan itu ia juga mengatakan bahwa cara lain yang bisa dilakukan pemerintah Malaysia agar rakyatnya mematuhi aturan pembatasan (lockdown) untuk menekan penyebaran wabah, adalah dengan memberikan contoh kepatuhan secara langsung.

Malaysia telah menerapkan lockdown atau movement control order (MCO) sejak 18 Maret dan telah memperpanjang upaya ini pada hingga 14 April mendatang. Warga yang melanggar aturan MCO diancam dengan denda atau dipenjara maksimum enam bulan penjara.

BACA JUGA : PESATNYA PERTUMBUHAN KASINO DI KAMBOJA

“Itu penting,” kata Nordin. “MKN harus memberi contoh. Semua menteri Malaysia harus memberi contoh. Jika tidak, kita akan gagal karena kita gagal dari atas.”

Sebelumnya, per 7 April tercatat ada 2.738 kasus positif. Sebanyak 221 di antaranya meninggal, dan 204 sembuh.

Pemerintah diketahui sudah menyetujui penetapan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta untuk mengatasi penyebaran Corona. Daerah lainnya masih menunggu persetujuan pusat atau masih menggodok usulan di internal.

More Stories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *